Masyarakat Desa Lindungi Anak Dari Narkoba

KUBU RAYA, (sahabaterwin.com) Anggota Komisi III DPR RI Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing mengharapkan masyarakat desa dapat menyekolahkan anak-anaknya dan melindungi dari berbagai bahaya yang mengancam seperti narkoba, dan tindak kriminal lainnya.

“Masyarakat Terentang harus bisa bangkit dan menjadi lebih baik dari saat ini. Harapan saya dalam 10 atau 20 tahun ke depan, ada anak-anak Terentang yang bisa menjadi Bupati Kubu Raya,” kata Erwin di Pontianak, Sabtu.

Ia sebelumnya melakukan silahturahmi dan tatap muka dengan masyarakat Desa Radak, Kecamatan Terentang, Kalbar, Jumat (16/3) malam.

Pada kesempatan itu dirinya menghimbau kepada para siswa untuk menjaga Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa Indonesia.

Erwin juga mengajak para anak muda untuk memanfaatkan kesempatan belajar di sekolah secara baik. Menurut dia, memperluas wawasan penting untuk menciptakan generasi bangsa yang cerdas, berkualitas dan berkarakter.

Dengan demikian, lanjut dia, nantinya bangsa Indonesia akan siap menyongsong tantangan di masa depan.

Dia memaparkan, generasi muda adalah masa depan bangsa jangan sampai generasi kita teracuni narkoba.

“Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua terhadap anak-anaknya dari dampak narkoba yang dapat dilakukan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba terhadap anak,” katanya.

Yang pertama, kata mantan Kapolda Kalbar ini, orang tua harus bisa menjadi orang tua sekaligus sahabat bari anak-anaknya.

“Jadilah teman diskusi dan pendengar yang baik terhadap masalah yang di hadapi anak dan perhatikan ekspresi wajah dan tingkah lakunya serta jagalah kerahasiaan anak dan emosi kita. Orang tua juga harus bisa menjadi tempat bertanya, mengikuti perkembangan anak dan permasalahannya, sehingga dapat memberikan penjelasan bila anak bertanya termasuk masalah narkoba,” tuturnya.

Orang tua juga harus mengenali dan berkomunikasi dengan teman-teman anaknya. Bila putra-putri kita membawa pulang ke rumah temannya, kata Erwin, bergabunglah walau sejenak. Ia yakin, pembiasaan ini akan membuat anak maupun teman-temannya menjadi akrab dengan orang tua dan menganggap orang tua sebagai bagian dari kelompok mereka.

Dengan demikian, ketika komunikasi berlangsung, tumbuhkan kesadaran dan beritahukan akibat negatif jika menyalahgunakan narkoba.

Kontrol kegiatan anak juga perlu untuk menunjukkan bahwa anda punya perhatian khusus kepada anak tanpa bertindak semaunya, dengan senantiasa berdialog dan mempertimbangkan keberatan-keberatan yang di sampaikan anak.

“Kita sebagai orang tua juga harus mampu mengarahkan tanpa menggurui anak, sehingga menumbuhkan tradisi keluarga dan nilai-nilai religius harus menjadi tradisi keluarga. Ketahui dan gali potensi anak untuk di kembangkan melalui berbagai kegiatan dengan membimbing, membantu dan mengembangkan serta mengatasi pengaruh negatif teman sebayanya,” kata Erwin. (Ant)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *